Kelakuan Main Hakim Sendiri, Driver Ojol Diringkus Polisi

Kelakuan Main Hakim Sendiri, Driver Ojol Diringkus Polisi

Kediri (beritajatim. com) – Seorang driver ojek online (Ojol) di Kota Kediri harus berurusan secara pihak yang berwajib setelah berperan dalam aksi pengeroyokan terhadap pengemudi kendaraan. Pelaku melakukan tindakan persekusi pada seorang pelaku tabrak mangkir.

Ialah Pandu Dina Pribadi (35) warga Kecamatan Tanah air Kediri. Pengemudi Ojol ini diringkus Anggota Unit Reskrim Polsek Kediri Kota untuk dilakukan pemeriksaan bertambah lanjut.

Peristiwa persekusi sendiri berlangsung di Jalan Sultan Agung di Kelurahan Setono Pande Kecamatan Kota Kediri, tepatnya dalam sebelah selatan Dealer Timbul Jaya. Pandu melakukan aksi main hakim sendiri bersama sejumlah warga terhadap Rudy Haryanto (52) warga Kecamatan Kota  Kediri.

Awalnya, korban persekusi mengendari mobil Daihatsu menemui kecelakaan di wilayah Kecamatan Ngadiluwih. Dia menabrak seorang pengendara mesin. Tetapi pelaku malah kabur.

Melihat kejadian tersebut, warga mengejar pelaku ke arah Kota Kediri. Tetapi sesampainya di seputaran Dealer Timbul Jaya Kediri, pelaku kembali mengalami kecelakaan dengan menabrak pengendara lain.

Sempat diteriaki begal, akhirnya pelaku diamankan warga. Selanjutnya pelaku digebuki ramai-ramai. Mujur apparat kepolisian segera tiba dalam lokasi kejadian. Sehingga pelaku dengan juga korban pengeroyokan tersebut bisa diamankan dari amuk massa.

Penangkapan Pandu dilakukan, di dalam Sabtu (9/5/ 2020) sekira memukul 10. 30 WIB. Unit Reskrim Polsek Kediri Kota yang dipimpin oleh Kapolsek Kediri Kota, Kompol Suyitno mengamankan pelaku.

“Kami mengamankan salah satu diduga pelaku  pengroyokan terhadap pengendara mobil Daihatsu Sigra yang sebelumnya menjalani laka lantas, ” kata Kompol Suyitno.

Dalam penangkapan terhadap pelaku, petugas mengamankan barang bukti satu potong kaus oblong warna abu, satu potong celana panjang jean hitam dan sepatu karet warna abu-abu.

“Kami masih mendalami kasus itu untuk mengungkap pelaku lain. Kami mencari rekaman CCTV di sekitar TKP untuk mengetahui identitas para pelaku yang turut serta dalam peristiwa itu, ” imbuh Suyitno.

Karena perbuatannya, kini Pandu harus meringkuk di dalam sel tahanan Polsek Kediri Tanah air. Dia diancam pasal 170 KUHP tentang tindak pidana pengeroyokan. [nm/but]